Sepanjang 2023, 1.200 Hewan GHPR di Lampung Utara Divaksin

Sepanjang 2023, 1.200 Hewan GHPR di Lampung Utara Divaksin

Ilustrasi vaksinasi rabies-iStockPhoto-

LAMPUNG UTARA, RADARTUBA.CO.ID -  Realisasi vaksin disuntikan kepada penyumbang Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) di Kabupaten LAMPUNG UTARA (Lampura) 1.200 hewan peliharaan.

Suntikan itu diberikan untuk hewan penyebar rabies, khususnya yang berada dekat dengan warga, atau ditengah - tengah masyarakat.

Khusus hewan yang liar itu, dilakukan tulup, atau disemprot menggunakan vaksin anti rabies.

Seperti yang dilakukan di Kecamatan Bukit Kemuning, hewannya anjing. Demi menjaga rasa aman kepada masyarakat, khususnya mereka memiliki hewan peliharaannya di rumah.

BACA JUGA:Sekda Lampung Utara Lekok: Peran Aktif ASN Penting Bagi Pembangunan Daerah

Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan (Disbunak) Lampura, Riya Yuliza mengatakan sebanyak 1.200 hewan penyumbang GHPR diberi suntik vaksin anti rabies, sampai dengan penghujung akhir November 2023. 

"Sebanyak 120 hewan peliharaan, disuntik vaksin di pusat kesehatan hewan (Puskeswan), dan sisanya tersebar di beberapa kecamatan di wilayah Lampura," kata dia Senin, 4 Desember 2023.

Merujuk data Disbunak Lampura, sebanyak 7 kecamatan yang telah dilakukan penyuntikan vaksin, sesuai data masyarakat terdampak gigitan hewan penular Rabies.

Seperti di Kecamatan Kotabumi Selatan, atau Puskeswan Kotabumi Selatan ada 280 hewan; Kotabumi Utara 230 hewan; 200 hewan di Kotabumi.

BACA JUGA:Peringati HKN 2023 dan HUT Korpri, Ini yang Dilakukan Pemkab Lampung Utara

Lalu, di Kecamatan Bunga Mayang, ada 200 hewan; 70 hewan di Abung Timur; 50 hewan di Sungkai Selatan dan 50 di Kecamatan Abung Tengah.

"Total ada 1.080 hewan, atu dosis vaksin yang telah disuntikkan di 7 kecamatan di Kabupaten Lampung Utara. Kita juga membuka gerai, khusus pelayanan kepada masyarakat," terangnya.

Ria menjelaskan penting bagi masyarakat untuk memberikan vaksin kepada hewan peliharaan maupun liar berada di lingkungannya.

Guna mencegah penularan penyakit rabies dapat ditularkan melalui gigitan hewan terjangkit penyakit rabies, yang terdapat didalam air liurnya. 

Sumber: