Pada setiap perjalanannya, pasutri ini memulai perjalanan setelah ibadah salat subuh. Mereka akan kembali beristirahat sekitar pukul 20.00.
Vicky mengaku menggunakan kendaraan sepeda motor karena menjadi alternatif terbaik. Sebab saat musim mudik tiket penerbangan dari Kalimantan Utara ke Lampung cukup menguras isi dompet.
"Pengalaman seru dan luar biasa karena dijalan kami melintasi banyak medan dan beberapa rintangan," katanya.
Dijalan, kata vicky, Ia melintasi hutan, pegunungan, perkebunan, pedesaan, sungai, laut, hingga kota besar.
BACA JUGA:Pemkab Tulang Bawang Bangun Jembatan Tangga Langit di Cakat Raya, Lantainya dari Kaca Loh
Pasutri ini bahkan sempat tersesat di jalan akibat mengikuti rute jalan tikus atau rute alternatif.
Meskipun demikian, pasutri ini mengaku perjalanan mereka cukup seru dan menyenangkan karena singgah di beberapa lokasi, termasuk berbagai tempat wisata yang mereka lintasi.
Dijalan mereka bukan tanpa halangan. Pasutri ini acap kali melalui jalan padat, bahkan jalur tikus atau alternatif karena mengikuti google maps.
BACA JUGA:Fantastis, Harga Vespa Kongo Sebanding dengan Sejarahnya
Ditambah lagi, kondisi cuaca yang tidak menentu dijalan dan dalam kondisi berpuasa menambah tantangan bagi pasutri ini untuk mudik.
Pasutri ini sendiri kini telah memulai kembali perjalanan pulang mereka ke Bulungan Kaltara dari Tulang Bawang Lampung.
Berbeda dengan saat perjalanan mudik ke Lampung, saat kembali ke Kaltara mereka akan lewat jalur berbeda.
BACA JUGA:Sumur Azdaq, Tempat Bersejarah Rasulullah SAW Saat Pertama Kali Tiba di Madinah
Keduanya memulai perjalanan dari Tulang Bawang dan rencananya akan melewati Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, kemudian ke Bulungan Kalimantan Utara. Estimasi perjalanan mereka akan tempuh sekitar 7 hari. (*)